Sabtu, 28 Juli 2012

MANFAAT BUAH GOJI


Goji berry (Lycium Barbarum berry) bermanfaat untuk kesehatan dan merepair sel-sel tubuh menjadi lebih muda kembali (anti-aging aspect) karena riset dan studi kesehatan telah membuktikan Goji berry mengandung powerful antioxidants yang tinggi sehingga berdampak positif yaitu memperlambat proses penuaan, memperkuat sistem immun (daya tahan tubuh) dan jantung.

Studi kesehatan mepelajari bahwa dengan mengkonsumsi Goji juice memberikan peningkatan fungsi transformasi T-cell sebanyak tiga kali lipat, meningkatkan jumlah sel darah putih interleukin-2 menjadi dua kali lipat (sistem immun), mencegah mutasi DNA menjadi sel-sel kanker akibat pengaruh radikal bebas, meningkatkan pertumbuhan se-sel kesuburan, sel-sel memori otak dan pemulihan seluruh sel-sel organ-organ tubuh. Ini menunjukan efek-efek positif dari goji juice dalam mencegah pertumbuhan radikal bebas dan menjadikan tubuh lebih awet muda. Kandungannya terdiri dari: essential amino acids (19 macam amino acid),glyconutrients (pertumbuhan sel-sel) , vitamin C, vitamin E, Omega 6 fatty acid, Linoleic acid (mengurangi berat

badan), B-complex vitamins,germanium (yang tidak ada pada buah lain), zeaxanthin yang sangat berpengaruh untuk sel-sel mata,iron, Cyperone, Beta-Sitosterol (anti-radang), Solavetivone, Physalin, Betaine (kesehatan sistem kardiovaskular jantung)

Nutrisi utama yang berperan penting adalah glyconutrients pada goji berry yang mensupplai 8 zat penting yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan sel-sel dan transformasi T-cell.
1 L Goji juice mampu memberikan nutrisi 2 pound goji berry

Goji untuk berbagai penyakit Arthritis :

Suatu studi di Asia mengenai anti obesitas, meneliti pada para pasien yang diberi GOJI setiap pagi dan sore. Hasilnya menunjukan sebagian besar pasien mengalami penurunan berat badan yang cukup berarti Pada tahun 2002, hasil penelitian Huazhong Agricultural University di Cina, menunjukkan master molekul polysaccharides yang ada pada GOJI mempercepat konversi makanan menjadi energi, dan menurunkan berat badan.Suatu penelitian penting di Cina menemukan bahwa mengkonsumsi GOJI akan meningkatkan sampai 40 % enzim Superoxide Dismutase (SOD), suatu enzim yg sangat ampuh melawan inflamasi.Penelitian lebih dari 40 tahun menunjukkan kemampuan GOJI dalam mengatur kekebalan tubuh. Bekerja sebagai adaptogen, mampu meningkatkan fungsi kekebalan yang rendah. Goji juga membantu menormalkan keadaan kekebalan yang hiperaktif.

Meningkatkan gairah sex :
Seorang herbalist terkenal, Ron Teeguarden, melaporkan studi di Cina yang menunjukkan bahwa GOJI dapat meningkatkan testosteron dalam darah, dan meningkatkan libido.
Percobaan pada binatang menunjukkan, master molekul polysaccharides yang terkandung dalam GOJI, dapat meningkatkan stamina tubuh dan membantu mengatasi kelelahan.
Secara tradisi di Asia, GOJI telah dianggap sebagai suplemen yang dapat memperpanjang umur, menguatkan tubuh dan meningkatkan gairah sex. Bebeapa penelitian pada para orang tua, dimana GOJI diberikan 1 x satu hari untuk beberapa minggu, menunjukkan adanya peningkatan dalam semangat dan rasa optimis secara nyata pada semua pasien. Juga hampir semua pasien menunjukkan adanya penambahan nafsu makan serta mengalami kualitas tidur yang baik. Lebih dari 35 % patien terlihat ada perbaikan dalam gairah sex-nya.


Penyakit jantung :
Penumpukan lipid peroxides dalam darah dapat menyebabkan penyakit cardiovascular, serangan jantung, artherosclerosis dan stroke. Darah kita mengandung enzyme superoxide dismutase (SOD) untuk mengatasi lipid peroxides, tetapi kadar SOD menurun seirama dengan umur manusia. Pemberian GOJI dapat meningkatkan SOD sampai 40 % dan menurunkan lipid peroxides 65 %. Penelitian Huang Y et al (1999) di Cina menemukan, bahwa lipid peroxides dapat dihambat oleh flavonoid yang ada dalam GOJI.


Alergi :

Patut diingat bahwa alergi bukan disebabkan oleh tinggi rendahnya sistim kekebalan tubuh, tetapi oleh sebab keadaan kekebalan yang abnormal. Di Asia GOJI telah digunakan untuk pengobatan alergi selama berabad-abad. Seorang ethnobotanist, Dr Jame A, Duke, mengatakan GOJI diklasifikasi sebagai suatu immunomodulator, suatu substansi yang dapat menyeimbangkan dan menormalkan respons kekebalan yang abnormal.


Anti-aging :

GOJI memperbaiki kerusakan DNA
Cyperone and anthocyanins yang ada dalam dalam GOJI berfungsi menguatkan jantung dan pembuluh darah
Master molecule polysaccharides yang ada dalam GOJI dapat mencegah meningkatnya tekanan darah tubuh.
GOJI dapat memperbaiki sistim pencernaan tubuh
GOJI mengurangi stress
GOJI meningkatkan hGH (Human Growth Hormon)
GOJI menguatkan syaraf-syaraf dan menjagai fungsi otak
GOJI mempunyai kemampuan untuk mematikan sel-sel tumor
GOJI mencegah terjadinya penyakit Alzheimer

Kanker :

Polysaccharides dalam GOJI meningkatkan produksi IL-2, sel protein yang dapat melawan dan mematikan sel-sel kanker dan tumor
Goji dapat meningkatkan efektifitas dan mengurangi efek samping dari pengobatan dengan radiati dan chemotherapy.
GOJI meningkatkan jumlah lymphocyte dan membantu mengaktifkan kerja lymphocyte pada waktu ada serangan pada tubuh.
GOJI meningkatkan stamina dan ketahan tubuh, serta membantu mengatasi kelelahan, khususnya pada waktu terjadinya proses pemulihan dari sakit.
Tanaman GOJI adalah satu-satunya tanaman di bumi ini yang mengandung germanium, mineral anti kanker, yang mengandung antioxidan dan polysaccharide yang unik yang dapat menghentikan mutasi genetik yang mendorong kanker.


Mengkudu (Pace) Tak Seksi Tapi Sejuta Khasiat
Mengkudu atau Pace (Morinda citrifolia)

Mengkudu atau pace (Morinda citrifolia) memiliki bentuk buah yang tak seksi bahkan baunya menyengat. Namun buah mengkudu atau pace (Morinda citrifolia) mempunyai sejuta khasiat menyembuhkan berbagai penyakit.
Pohon mengkudu atau pace yang diyakini sebagai tanaman asli Asia Tenggara sejak lama telah dimanfaatkan untuk mengobati berbagai penyakit seperti asam urat, reumatik, darah tinggi, diabetes, ginjal, kanker, alergi, asma, dan lainnya. Khasiat ini disebabkan mengkudu (Morinda citrifolia) memiliki kandungan vitamin, kalsium, kalium, protein, antioksidan, dan lainnya.
Mengkudu atau pace di beberapa daerah di Indonesia dikenal sebagai keumeudee (Aceh), pace, kemudu, kudu (Jawa), cangkudu, cengkudu (Sunda), kodhuk (Madura), tibah, wengkudu (Bali). Nama latin tanaman mengkudu adalah Morinda citrifolia yang bersinonim dengan Bancudus latifolia. Di Hawaii dan Tahitti Mengkudu yang mempunyai sejuta khasiat ini mempunyai nama unik; Noni dan Nono.
Ciri-ciri Mengkudu. Pohon mengkudu atau pace (Morinda citrifolia) berukuran sedang dengan tinggi sekitar 6 meter. Dahannya kasar dengan batang bengkok-bengkok. Kulit kayu berwarna cokelat keabu-abuan atau cokelat kekuning-kuniangan.
Daun mengkudu tebal, besar, berwarna hijau mengkilat dengan bentuk lanset. Bagian tepi rata, ujung daun meruncing. Bunga pohon mengkudu atau pace berbentuk bonggol dengan gagang sepanjang 1-4 cm yang tumbuh di ketiak daun. Bunga pace ini berwarna putih dengan bau harum.
Dari kelopak bunga tumbuh menjadi buah berbentuk lonjong dengan diameter hingga 10 cm. Permukaan buah mengkudu seperti bersegi banyak dengan bintik-bintik seperti kutil. Saat muda buah berwarna hijau kemudian menjadi putih kekuningan saat menjelang masak. Setelah masak warna buah mengkudu menjadi putih transparan dan lunak. Daging buah tersusun dari buah-buah batu berbentuk piramida, berwarna cokelat kemerahan. Setelah lunak, daging buah mengkudu banyak mengandung air yang aromanya tengik seperti keju busuk.
Khasiat Mengkudu. Meskipun bentuk buah mengkudu tidak seksi dan buruk serta mempunyai bau yang tidak sedap ternyata mengkudu (Morinda citrifolia) mempunyai multi fungsi dan sejuta khasiat sebagai tanaman obat untuk berbagai penyakit.
Zat nutrisi yang terkadung dalam buah mengkudu sangat lengkap. Mulai dari protein, vitamin, hingga berbagai mineral terkadung dalam buah ini. Berbagai senyawa yang dimiliki buah pace antara lain xeronine, plant sterois, alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens, phenylalanine, magnesium, terpenoid, scolopetin, hingga antioksidan semisal selenium, dan zat antibakteri seperti antrakuninon, acubin, dan alizarin.
Kandungan nutrisi dan senyawa yang dimiliki buah mengkudu mampu menyembuhkan hingga puluhan jenis penyakit mulai dari darah tinggi, kolesterol, stroke, kanker, asam urat, diabetes, kelemahan seksual, rasa nyeri, depresi, gangguan ginjal, dan stres, hingga menyembuhkan gangguan pencernaan, obesitas, alergi, sulit tidur, meningkatkan daya konsentrasi hingga daya seksual.
Kini, buah mengkudu banyak dikemas dalam bentuk jus atau sari buah. Sehingga buah mengkudu yang semula berasa kurang enak dan beraroma kurang sedap, diolah sedemikian rupa sehingga lebih nikmat diminum seperti halnya sirup atau jus buah biasa. Ada juga yang diolah dalam bentuk kapsul. Di samping untuk keperluan obat yang dikonsumsi dalam bentuk jus, buah mengkudu juga dikemas dalam bentuk sampo, conditioner, hair tonic, dan hair treatment.
Untungnya pohon mengkudu dengan buahnya yang meskipun tidak seksi tetapi memiliki sejuta manfaat ini bukan tergolong pohon yang langka. Selain itu untuk membudidayakan pohon mengkudu atau pace (Morinda citrifolia) ini juga mudah. So, tertarik untuk ikut menanam pohon dengan sejuta khasiat.
Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Plantae; Ordo: Gentianales; Famili: Rubiaceae; Genus: Morinda; Spesies: Morinda citrifolia.


KANDUNGAN, KHASIAT DAN MANFAAT DAUN & BUAH
Manfaat Buah Sirsak / Sirsat Sebagai Obat Kanker, DLL

Berikut uraian kandungan gizi dan kegunaan buah, bunga dan biji  sirsak / sirsat untuk kesehatan terutama untuk pengobatan kanker, ambeien, sakit liver, bisul, eksim, rematik, sakit pinggang, dll
Nama Umum : Buah sirsak / sirsat
Nama Latin :  Annona muricata L
Nama lain : Soursop (Inggris), Corossol atau Anone (Perancis), Zuurzak (Belanda)  guanĂ¡bana (Spanish), graviola (Portuguese), Brazilian Paw Paw, Corossolier, Guanavana, Toge-Banreisi, Durian benggala, Nangka blanda, and Nangka londa. Kandungan Gizi  buah sirsak adalah sbb:
Buah sirsak terdiri dari 67,5 persen daging buah, 20 persen kulit buah, 8,5 persen biji buah, dan 4 persen inti buah.
Setelah air, kandungan zat gizi yang terbanyak dalam sirsak adalah karbohidrat. Salah satu jenis karbohidrat pada buah sirsak adalah gula pereduksi (glukosa dan fruktosa) dengan kadar 81,9 – 93,6 persen dari kandungan gula total.
Buah sirsak mengandung sangat sedikit lemak (0,3 g/100 g), sehingga sangat baik untuk kesehatan. Rasa asam pada sirsak berasal dari asam organik non volatil, terutama asam malat, asam sitrat, dan asam isositrat.
Vitamin yang paling dominan pada buah sirsak adalah vitamin C, yaitu sekitar 20 mg per 100 gram daging buah. Kebutuhan vitamin C per orang per hari (yaitu 60 mg), telah dapat dipenuhi hanya dengan mengkonsumsi 300 gram daging buah sirsak. Kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada sirsak merupakan antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlambat proses penuaan (tetap awet muda).
Mineral yang cukup dominan adalah fosfor dan kalsium, masing-masing sebesar 27 dan 14 mg/100 g. Kedua mineral tersebut penting untuk pembentukan massa tulang, sehingga berguna untuk membentuk tulang yang kuat serta menghambat osteoporosis.
Selain komponen gizi, buah sirsak juga sangat kaya akan komponen non gizi. Salah satu diantaranya adalah mengandung banyak serat pangan (dietary fiber), yaitu mencapai 3,3 g/ 100 g daging buah.
Konsumsi 100 g daging buah dapat memenuhi 13 persen kebutuhan serat pangan sehari. Buah sirsak merupakan buah yang kaya akan senyawa fitokimia, sehingga dapat dipastikan bahwa buah tersebut sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan.
Senyawa fitokimia tersebut dipastikan memiliki khasiat bagi kesehatan, walaupun belum semuanya terbukti secara ilmiah. Berbagai manfaat sirsak untuk terapi antara lain pengobatan batu empedu, antisembelit, asam urat, dan meningkatkan selera makan. Selain itu, kandungan seratnya juga berfungsi untuk memperlancar pencernaan, terutama untuk pengobatan sembelit (susah buang air besar).Sari buah (jus) sirsak di dalam sistem pencerna
Studi di Purdue University membuktikan bahwa daun graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker: prostat, pankreas, dan paru-paru.



Hasil riset beberapa universitas itu membuktikan jika pohon ajaib dan buahnya ini bisa:
1. Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
2. Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
3. Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.
4. Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, di antaranya kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru, dan pankreas.
5. Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan adriamycin dan terapi kemo yang biasa digunakan.
6. Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan tidak membahayakan atau membunuh sel-sel sehat.
 
Kuyit Putih

Khasiat Kunyit Putih (curcuma mangga)

Kunyit Putih (curcuma mangga), sebagai anggota keluarga besar Curcuma, mengandung zat kurkumin. Dalam buku Encyclopedia of Medical Plants dinyatakan, kurkumin mempunyai khasiat anti-oksidan dan anti-inflamasi. Bahkan khasiat anti-oksidannya lebih kuat dari vitamin E, sedangkan khasiat anti-inflamasinya lebih kuat daripada hidrokortison kimia/sintetis.
Menurut laporan American Institute of Cancer Report yang dimuat The New York Times akhir Juli 1999, kanker dapat dicegah dengan kunyit. Zat anti-oksidan pada kunyit berfungsi mencegah kerusakan asam deoksiribonukleat (senyawa yang menyusun gen),  karena kerusakan gen adalah salah satu penyebab terjadinya kanker.
Sedangkan kurkumin bersama feruloyl dan 4-hydroxy-cinnamoyl adalah senyawa anti-inflamasi yang terdapat pada rimpang kunyit.
Kesimpulannya, kedua kandungan kurkumin tersebut sangat berperan dalam memerangi kanker, yaitu mencegah kerusakan gen sekaligus mencegah peradangan (inflamasi), karena pada penyakit kanker selalu terjadi inflamasi.

Penetrasi ke dalam sel kanker
Hasil penelitian Dr. Retno S Sudibyo yang dimuat dalam Tempo 30 Mei 1999 menyebutkan bahwa Curcuma mangga mengandung “protein toksis”. Sejenis Ribosome in Activating Protein (RIP). Inilah protein yang mampu menonaktifkan Ribosom, sehingga sintesa protein di dalam sel terganggu. Protein tersebut lebih mudah melakukan penetrasi ke dalam sel kanker daripada sel sehat. Akibatnya sel kanker tidak dapat berkembang biak. Karena sel kanker memiliki batas umur, maka lama kelamaan akan habis dengan sendirinya.
Dari uraian tersebut terlihat tiga manfaat Curcuma mangga dalam memerangi kanker, yaitu :
  • RIP memblokade pengembangbiakan sel kanker, sehingga lama-lama akan habis.
  • Antioksidan pada kurkumin mencegah kerusakan gen dimana kerusakan gen adalah salah satu penyebab terjadinya kanker.
  • Zat anti inflamasi pada kurkumin bermanfaat menghilangkan peradangan padahal kanker selalu disertai peradangan.
  • Karena Curcuma mangga termasuk bahan alami, maka pemakaian dalam jangka panjang sekalipun, tetap aman bagi manusia.
Pencegahan tetap lebih baik
Tidak semua penyakit kanker mudah dideteksi sejak dini. Malah ada beberapa kasus yang baru diketahui setelah menginjak stadium lanjut. Dr. Sjahrul Sjamsudin, Sp. OG dari FKUI / RSCM pernah menguraikan kanker ovarium merupakan pembunuh tersembunyi (silent killer), dengan angka survival hanya 30%. Dari data RSCM diketahui bahwa terdapat 10 kasus kanker ovarium setiap bulan. Dikatakan juga, sekitar 70% dari kasus kanker itu (Kompas, 2 Agustus 2000)  diketahui ketika telah menyebar.
Seorang ahli lain, dr. Samsuridjal menerangkan bahwa dikalangan pria, umumnya pada usia 45 tahun, terjadi pembesaran prostat secara perlahan-lahan.
Dalam literatur tentang gangguan pembesaran prostat disebutkan adanya dua kemungkinan, yaitu pembesaran sel (hipertropi) dan peningkatan jumlah sel (hiperplasia). Salah satu dari keduanya dapat berkembang menjadi kanker prostat (Kompas 26 Desember 1999 dan Senior 07/19 Agustus 1999).
Kita semua mengetahui bahwa obat kanker adalah untuk mengobati penderita kanker. Bukan untuk orang sehat. Curcuma mangga bukanlah obat, tetapi bahan alami yang berkhasiat untuk menghambat laju pengembangbiakan sel kanker, sekaligus bermanfaat untuk mencegah kerusakan gen – salah satu penyebab timbulnya kanker.
Sifat dari kandungan Curcuma mangga, yaitu RIP adalah menghambat laju pengembangbiakan sel kanker, sehingga efek terapinya bersifat tidak langsung yaitu menunggu matinya sel kanker itu sendiri.
Kesimpulannya, efek terapi dengan bahan alamiah ini memerlukan waktu yang relatif panjang. Hasil kemajuan penderita juga relatif pelan, yang berarti memerlukan kesabaran. Namun kenyataan yang mendukung yaitu bahwa Curcuma mangga adalah bahan alami, sehingga aman bagi penderita


Khasiat Ganda Buah Anggur & Bijinya


karena lebih nyaman dikonsumsi, anggur tanpa biji lebih banyak dicari. namun, perlukah kita membatasi diri hanya mau mengkonsumsi buah anggur tanpa biji, bila ternyata mengunyah serta biji-bijinya justru memperkaya khasiatnya?

anggur diperkirakan merupakan tanaman tertua yang dibudidayakan manusia. buktinya, dalam mumi di mesir yang telah berusia lebih dari 3.000 tahun ditemukan biji-biji anggur yang diduga merupakan bekal kematian.

atasi gangguan pembuluh darah & kanker

perjalanan anggur sebagai makanan obat ternyata telah berawal pada zaman mesir kuno. selain disajikan sebagai buah meja di lingkungan kekaisaran yunani dan mesir kuno, buah anggur telah dimanfaatkan sebagai bagian dalam pengobatan alami gangguan pencernaan. kini kita tahu mengapa anggur memiliki khasiat tersebut, yaitu karena kandungan magnesiumnya yang melimpah. magnesium memang vital bagi tubuh kita sebagai penggiat fungsi sistem pencernaan.

selain karena magnesiumnya, manfaat anggur juga sebagai penggelontor kotoran (buang air besar) lantaran kandungan serat kasarnya yang malimpah dalam kulit buah. kemampuan anggur sebagai pembersih usus makin baik karena magnesium dan kandungan seratnya masih diperkaya dengan zat pencahar ringan (laksatif) yang terdapat dalam buah anggur. demikian penegasan dr bernard jensen, penulis buku laris eating right for health, vitality, and longevity dalam bukunya yang lain yakni foods that heal.

walaupun bermanfaat, mengkonsumsi anggur bersama kulit buah dan bijinya bisa membuat iritasi pada penderita gangguan lambung. karena itu, bila pencernaan anda sensitif sebaiknya berhati-hati mengosumsi biji-biji anggur. latihlah pencernaan anda dengan mengosumsinya dalam jumlah terbatas dulu, sambil mengamati reaksinya. jus buah anggur berbiji yang diproses menggunakan juice extractor, sehingga minum serat kasar tetapi kaya senyawa opc, paling disarankan bagi anda yang memiliki sistem pencernaan sensitif.

rajin mengosumsi anggur atau jus anggur bisa membangkitkan semangat, menghilangkan rasa lelah, dan meningkatkan kekebalan tubuh. dikatakan dr jensen hal ini sebagai dampak kemampuan jus anggur membersihkan hati/liver dan menggiatkan fungsi ginjal. secara alami, buah anggur merupakan makanan pembentuk basa (alkaline forming). sifat membentuk basa dengan kandungan air berlimpah dalam anggur menjadikan pembuluh darah memiliki kemampuan lebih besar dalam menggelontor timbunan toksin dan lemak dalam pembuluh darah. kondisi ini mencegah terjadinya penyempitan/penyumbatan pembuluh darah.

anggur juga mengandung enzim yang bersifat tonik penggiat fungsi empedu. peningkatan fungsi empedu akan meningkatkan efisiensi pengubahan lemak mejadi asam empedu, yang akan dibuang ke luar tubuh, sehingga mencegah terjadinya lonjakan kadar lemak darah (hiperlipidemia). karena itu, rajin menyantap anggur dan mengosumsi jus anggur amat disarankan bagi pengidap hipertensi, serta kadar kolesterol/trigleserida darah berlebihan.

dalam butir-butir buah anggur tersimpan banyak gula buah alami, yang merupakan energi siap pakai. anggur berwarna gelap seperti anggur merah, anggur biru, dan anggur ungu sangat kaya akan zat besi, yaitu mineral penyusun sel-sel darah merah yang merupakan pengangkut sumber energi. kombinasi antara melimpahnya gula buah alami dan zat besi membuat kita bertenaga kembali setelah mengunyah dengan baik buah anggur atau minum jus anggur dalam jumlah cukup.

menurut dr jensen, menyantap anggur atau minum jus anggur segar satu kali setiap hari selama seminggu berturut-turut bisa membantu menggiatkan tubuh menguras racun. untuk tujuan ini, dr jensen menganjurkan agar anggur dikonsumsi secara tunggal (boleh dikombinasikan dengan buah anggur jenis berbeda, misalnya anggur merah dan anggur hijau), tetapi tidak dikonsumsi bersamaan dengan buah-buahan lainnya.

anggur berlimpah senyawa antikanker

tanaman anggur paling rentan terhadap serangan kapang, terutama kapang cendawan atau kapang jelaga, yang secara awam sering disebut "jamur". meskipun mengganggu asimilasi daun, sehingga mengganggu perkembangan optimal buah-buah anggur, serangan kapang justru mendatangkan keuntungan. secara alami tanaman anggur akan membentuk antibodi 3,5,4-trihidroksi-trans-stibena, yang populer dengan nama resveratrol.

ketika kita mengonsumsi anggur, resveratrol turut masuk ke dalam tubuh kita dan meningkatkan konsentrasi antibodi, sehingga menggenjot sistem kekebalan tubuh kita. konsentrasi tinggi resveratrol dalam tubuh telah diteliti mampu menikam perkembangan pesat sel tak sehat, balk berupa tumor maupun kanker. keampuhan resveratrol alami dalam buah anggur ini sudah terbukti lewat kemampuannya mengganyang sel-sel kanker dalam tiga tahapan. bila anggur lebih dini dikonsumsi, resveratrol sudah akan beraksi meredam kerusakan dna dalam sel pada tahap awal pertunasan sel benih kanker.

kalau pun perkembangan sel kanker telah beranjak lebih lanjut, dari sel normal berangsur-angsur menjadi sel kanker, resveratrol tetap masih mampu menaklukkannya. bahkan, bila sel kanker telah tumbuh subur dan menyebar, resveratrol bisa tetap giat melemahkannya. namun tentu saja kekuatan pertumbuhan sel kanker tak mampu hanya diredam dengan resveratrol dan buah anggur semata. untuk itu, diperlukan pola makan kaya bahan makanan nabati mentah (raw food) yang berlimpah zat-zat antioksidan.

kandungan senyawa antikanker ini umumnya banyak terdapat dalam buah anggur berwarna gelap, terutama anggur merah, anggur biru, dan anggur ungu. kandungan resveratrol tertinggi terdapat di bagian kulit buah anggur!

ekstrak biji anggur ampuh perangi penuaan

kita umumnya lebih menyukai anggur tanpa biji. kalau sedang "sial" mendapatkan anggur berbiji, orang akan meludahkan biji-bijinya setiap kali mereka mengunyah buah anggur. padahal, sama seperti daging buahnya, biji-biji anggur pun berlimpah senyawa berkhasiat.

mineral mikro yang sudah lebih dulu diketahui banyak terdapat dalam biji anggur terutama anggur merah adalah seng dan mangan. kedua mineral mikro tersebut terutama amat penting untuk menjaga libido seks pria, menjaga kesuburan pria. manfaat lain seng dan mangan bagi kesehatan pria adalah mencegah dan membantu mengatasi peradangan prostat.

belakangan banyak dijual suplemen ekstrak biji anggur merah, yang diklaim bisa mengerem laju penuaan, mencegah penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis) termasuk mencegah stroke dan serangan jantung. selain itu, juga dikatakan dapat merangsang pembentukan jaringan kolagen yang akan menggantikan kulit tua atau rusak. senyawa yang dipromosikan khasiatnya tersebut adalah proantosianidin (proanthocyanidin), populer dengan istilah opc.

penemuan opc sebenarnya sudah terjadi pada 1947. waktu itu dr jacques masquelier dari bordeaux university, prancis, mendapat tugas dari pemerintah untuk menyelidiki apakah warna merah pada kulit ari kacang tanah bersifat racun, karena kebanyakan ternak kurang menyukainya. ternyata bukannya bersifat racun, dr masquelier justru menemukan pigmen warna merah pada kulit ari kacang tanah yang kemudian ia sebut proanthocyanidin itu justru berkhasiat antioksidan sangat kuat. dari sini ia memanfaatkan hasil penelitiannya tersebut sebagai materi disertasi doktoralnya.

setahun kemudian ia berhasil mengisolasi opc dari kulit batang pinus. baru pada tahun 1970, ia menemukan opc dari biji-biji anggur. istilah proantosianidin merupakan gabungan dari kata "pro" dan "antosianin". antosianin adalah pigmen warna merah yang muncul pada tanaman ketika buah matang atau daun-daun menua kemudian gugur. pro sama artinya dengan pra, maksudnya sebelum atau bahan baku. jadi, secara harfiah proantosianidin berarti bahan baku pembentukan pigmen merah antosianin.

yang menarik dari penelitiannya, lebih lanjut dr masquelier menemukan kekuatan antioksidan opc 20 kali vitamin c dan 50 kali vitamin e! lebih dahsyat dari kekuatan antioksidan yang dipunyai vitamin a, c, dan e. dr masquelier menduga kekuatan ini bersumber dari banyaknya jumlah ikatan rangkap atom karbon dalam rantai molekul opc. keunikan komposisi molekulnya menjadikan opc mampu melumpuhkan jauh lebih banyak radikal bebas. karena itu, biji anggur menjanjikan kemampuan lebih baik dalam meredam penuaan dan menggiatkan peremajaan sel.

aktivitas opc menjadikan sel-sel darah merah cukup mengandung oksigen, sehingga terhindar dari perlengketan satu sama lain. dengan demikian, aliran oksigen dan nutrisi dalam pembuluh darah berlangsung lancar. selain sel kulit akan terjaga kesegarannya, kondisi ini juga membuat organ-organ tubuh tetap sehat, serta mengurangi risiko stroke dan serangan jantung.

dibandingkan dengan suplemen antioksidan vitamin a dan e, suplemen ekstrak biji anggur lebih aman. opc bersifat larut dalam air, sehingga kelebihan dosis asupan opc akan dibuang ke luar dari tubuh terutama bersama urine. dosis optimum suplemen ekstrak biji anggur yang dianjurkan adalah 150-200 mg per hari, yang dibagi dalam 2-3 kali minum. utamakan suplemen ekstrak biji anggur yang mengandung setidaknya 95 persen opc. suplemen yang mengandung kurang dari jumlah, biasanya paling banyak 85 persen, diduga bukan berasal dari opc biji anggur tetapi dari batang pohon pinus.

perhatikan label kemasan. suplemen ekstrak biji anggur yang baik diolah dari buah anggur tanaman organik dan ditanam dalam lingkungan tanpa polusi. lebih baik bila anda bisa mendapatkan produk dengan jaminan tidak mengandung residu bahan berbahaya. karena opc menggiatkan fungsi obat-obatan antialergi, maka sebaiknya suplemen ekstrak biji anggur diminum 2 jam setelah minum obat antialergi.


               Cegah Kanker dengan Biji Anggur


KOMPAS.COM Selama ini orang mengenal anggur sebagai buah yang enak dan menyehatkan. Tahukah Anda, makan anggur sekaligus bijinya ternyata jauh lebih berkhasiat karena kandungan antioksidannya yang mampu meredam risiko kanker kulit?   
Sebagian orang pasti berpikir dua kali jika diajak makan anggur dengan bijinya sekaligus. Mungkin terasa aneh karena selama ini orang sengaja membuang bijinya. Bahkan, saat sedang asyik menikmati, akan merasa risih jika ada biji yang tersangkut, dan spontan melepehnya. Tak heran, orang lebih mencari buah anggur dengan sedikit atau tanpa biji.
Mulai sekarang, buang rasa enggan itu. Pasalnya, berbagai penelitian mengungkapkan, selain kaya antioksidan, anggur potensial dikembangkan sebagai solusi alami antikanker, terutama meredam kelainan sel kulit akibat terpapar sinar matahari. Artinya, seperti kulit dan daging buahnya, biji-biji anggur pun berlimpah senyawa berkhasiat.
Itulah kesimpulan peneliti dari Universitas Alabama, Amerika Serikat, terhadap tikus percobaan. Dalam risetnya, sekelompok tikus tanpa bulu diekspos sinar ultraviolet (UV). Beberapa diberi makanan tambahan (ekstrak) mengandung bahan kimia berasal dari biji anggur (grape seed proanthocyanidins/GSPs), sedangkan tikus lain diberikan makanan biasa tanpa suplemen.
Berdasarkan pengamatan dan hasil tes laboratorium, tikus yang diberi tambahan ekstrak GSPs bereaksi positif dan cukup efektif menghambat pengaruh buruk UV, yang bisa mencetuskan zat karsinogenik (pencetus kanker). Tumor yang ada di tubuh tikus-tikus itu 78 persen lebih kecil daripada yang tidak diberi ekstrak biji anggur.
Tekan pembentukan estrogen
Dalam presentasi yang disampaikan Dr Santosh K Katiyar dalam suatu konferensi tahunan American Chemical Society, disebutkan bahwa GSPs memiliki antioksidan aktif. Seperti diketahui, sinar UV bisa menghambat sistem kekebalan dan masalah tersebut bisa dihindari berkat GSPs.
Ia menganjurkan konsumsi ekstrak GSPs secara teratur sebagai suplemen harian untuk meningkatkan imunitas tubuh dari serangan radikal bebas sekaligus menekan risiko dan menghindari bahaya kanker kulit.
Sementara itu, peneliti Shiuan Chen PhD dari Beckman Research Institute of the City of Hope menjelaskan bahwa jus anggur (dengan bijinya) efektif menekan pertumbuhan sel kanker dengan mencegah sintesis hormon estrogen yang berperan besar dalam perkembangan kanker payudara.   
Melalui tes laboratorium, jus buah dan biji anggur terbukti mampu menghentikan produksi hormon estrogen dalam sel. Penelitian terakhir menggunakan tikus yang ditanami sel tumor menunjukkan, ukuran tumor tikus yang diberi 0,5 mililiter jus anggur selama lima minggu hanya sepertiga dari yang tidak diberi jus anggur. Penelitian tahun lalu menunjukkan, ekstrak anggur merah (bukan anggur putih) mengandung senyawa yang sama dengan yang ada di jus anggur dan dapat menekan pembentukan estrogen.
Pilih warna gelap
Di dalam negeri memang belum ada penelitian resmi, barangkali karena negeri kita bukan penghasil dan konsumen anggur besar. Namun, secara empiris, diakui manfaat biji dan buah anggur bagi kesehatan.
Hal itu seperti diungkapkan Pudji Rahayu, pengembang tanaman obat di Depok, Jawa Barat. Sudah lama ia memanfaatkan biji anggur sebagai campuran jus untuk ramuan peningkat daya tahan tubuh.  
”Tak usah banyak-banyak, cukup lima sampai sepuluh butir buah anggur jika dijadikan campuran buah atau herba lain. Sebaiknya pilih yang berwarna gelap, seperti ungu dan biru, karena bijinya lebih banyak. Cara ini memudahkan bagi yang kemampuan mengunyahnya mulai berkurang, terutama kaum usia lanjut,” katanya.
Meski begitu, perlu diperhatikan bahwa mengonsumsi anggur bersama kulit buah dan bijinya bisa membuat iritasi pada penderita gangguan lambung. Karena itu, bila pencernaan Anda termasuk sensitif, sebaiknya jangan mengosumsi ketika perut kosong. Latihlah pencernaan Anda dengan mengosumsinya dalam jumlah terbatas sambil mengamati reaksinya.
Jadi, mulai sekarang tentu tak ada alasan lagi untuk menolak makan anggur bersama kulit dan bijinya karena lebih bermanfaat dan berkhasiat.